BLog Dani Yudiyanto

Friday, 12 February 2016

Alamat Pengiriman Naskah Media Cetak Beserta Honornya




Alamat Pengiriman Naskah Media Cetak Beserta Honornya

Hey apa ada diantara kalian yang punya bakat menulis? Jangan dipendam aja, salurkan bakat menulismu ke wadah yang tepat. Nggak cuma melatih skill menulismu, tapi kamu juga bisa dapat honor, loh. Kali ini 8Share ingin membagikan informasi mengenai alamat email beberapa media yang menerima tulisanmu baik naskah,puisi, cerpen, maupun esai esai kebudayaan disertai nominal honornya. Baca dan catat informasinya ya!

Image via padmapriyacm.wordress.com
Image via padmapriyacm.wordress.com
1. Republika
sekretariat@republika.co.id, aliredov@yahoo.com

Tidak ada pemberitahuan dari redaksi terkait pemuatan cerpen. Sudah lama tidak memuat puisi. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), tetapi—pengalaman beberapa rekan penulis, harus sabar menagih ke redaksi beberapa kali agar segera cair.

2. Kompas
opini@kompas.co.id, opini@kompas.com

Ada konfirmasi pemuatan cerpen/puisi dari redaksi via email. Honor cerpen Rp. 1.100.000,- (tanpa potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (tanpa potong pajak–referensi Esha Tegar Putra), seminggu setelah pemuatan, honor sudah ditransfer ke rekening penulis.

3. Koran Tempo
ktminggu@tempo.co.id

Biasanya Nirwan Dewanto—penjaga gawang rubrik Cerpen Koran Tempo, meng-sms penulis terkait pemuatan cepen/puisi jika penulis mencantumkan nomer hp di email pengiriman. Honor cerpen tergantung panjang pendek cerita, biasanya Rp. 700.000,- honor puisi Rp. 600.000,- (pernah Rp. 250.000,- s/d Rp. 700.000, referensi Esha Tegar Putra), ditransfer seminggu setelah pemuatan.

4. Jawa Pos
ariemetro@yahoo.com, sastra@jawapos.co.id

Jawa Pos menerima karya-karya pembaca berupa cerpen dan puisi atau sajak. Cerpen bertema bebas dengan gaya penceritaan bebas pula. Panjang cerpen adalah sekitar 10 ribu karakter. Honor cerpen Rp. 900.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 500.000,- (referensi Isbedy Stiawan Zs), ditransfer seminggu setelah cerpen/puisi dimuat.

5. Suara Merdeka
swarasastra@gmail.com

Kirimkan cerpen, puisi, esai sastra, biodata, dan foto close up Anda. Cerpen maksimal 9.000 karakter termasuk spasi. Honor cerpen Rp. 350.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, jangan lupa tanggal pemuatan cerpen. Bisa diambil langsung ke kantor redaksi atau kantor perwakilan redaksi di kota Anda—jika ada.

6. Media Indonesia
cerpenmi@mediaindonesia.com, cerpenmi@yahoo.co.id

REDAKSI menerima kiriman naskah cerpen dari pembaca. Kriteria umum naskah 9.000 karakter. Honor pemuatan cerpen Rp. 700.000,- sampai Rp. 1.000.000,-

7. Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

8. Suara Karya
redaksi@suarakarya-online.com, amiherman@yahoo.com

Honor cerpen Rp. 150.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi. Namun belum lama ini Ami Herman, redakturnya, di facebook mengatan honor cerpen dan puisi telah naik.

9. Jurnal Nasional
tamba@jurnas.com, witalestari@jurnas.com

Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

10. Seputar Indonesia
redaksi@seputar-indonesia.com, donatus@seputar-indonesia.com

Tidak setiap hari Minggu memuat cerpen. Honor cerpen Rp. 400.000,- (potong pajak), honor puisi Rp. 190.000,- (tanpa potong pajak), hubungi redaksi via email/telepon untuk konfirmasi pencairan honor, atau bisa diambil langsung ke kantor redaksi.

11. Pikiran Rakyat
khazanah@pikiran-rakyat.com, ahda05@yahoo.com


Saturday, 19 May 2012

KESOMBONGAN



Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.

Di tingkat pertama,
sombong disebabkan oleh faktor materi.
Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.

Di tingkat kedua,
sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan.
Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

Di tingkat ketiga,
sombong disebabkan oleh faktor kebaikan.
Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik....,
Semakin tinggi tingkat kesombongan,
Semakin sulit pula kita mendeteksinya.

Sombong karena materi sangat mudah terlihat,
namun sombong karena pengetahuan,
apalagi sombong karena kebaikan,
sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Cobalah setiap hari, kita memeriksa hati kita.
Karena setiap hal yang baik dan yang bisa kita lakukan,
semua karena ANUGRAH TUHAN.

Kita ini manusia hanya seperti debu, yang suatu saat akan hilang dan lenyap.
Kesombongan hanya akan membawa kita pada kejatuhan yang dalam. .

Thursday, 23 February 2012

"Brsyukur"

bersyukurlah ketika dirimu memiliki "wanita" yang mampu menerimamu apa adanya... atas izinNYA...
yang melabuhkan hidupnya dan tekadnya setia bersamamu hingga akhir hayatnya..
ketahuilah, bahwa cinta dan kasih sayang seorang wanita itu...
tulus...

seberat dan sepahit apapun godaan dan ujian yg ada dalam perjalanan yg ditempuh..

dan wanita..

jadilah Kita seperti bunga liar...

mungkin namanya "liar" namun tidak dalam ketegaran dan keindahan yg ia tawarkan..

jika bunga liar saja dapat tumbuh dalam kondisi yg banyak tidak memungkinkan..
tapi ia tetap tersenyum cantik dan mampu bertahan hidup dalam lumpur yang hitam..

bagaimana dengan KITA manusia yg dikatakan sebagai makhluk yg sempurna?

kita punya lemah IYA,
akan tetapi... tak selayaknya itu menjadi "soalan" yg memastikan alasan ..

bukankah Allah menciptakan segalanya di sekitar ini untuk juga kita berfikir tentangnya?

maka berfikirlah dan perbanyak belajar dari segala ciptaan Allah di sekitar KITA..
karena ada makna yang tersirat dari apa yang Allah suratkan pada KITA..

Ilmu Kehidupan ini adalah Pengertian.

"Hidup adalah belajar"

Kita pernah "DILUKAI"
dan mungkin pernah "MELUKAI"
tapi karena itu kita BELAJAR
tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban dan memperhatikan.

Kita pernah "DIBOHONGI"
dan mungkin pernah "MEMBOHONGI",
tapi dari itu kita belajar tentang KEJUJURAN.

Andaikan kita tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini, mungkin kita tidak pernah belajar arti diri MEMINTA MAAF dan MEMBERI MAAF.

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan
terulang kembali. Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan,..
yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari ESOK yang lebih baik.

Hidup adalah proses,
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur,
Tanpa ada kata tua

JATUH, berdiri lagi
KALAH, mencoba lagi
GAGAL, bangkit lagi,
Sampai Allah memanggil:
"Waktunya PULANG"

Sunday, 19 February 2012

"kesabaran dan kegigihan"

Dengan kesabaran dan kegigihan, apa pun mungkin.

Karena keberhasilan tidak terletak di awal perjalanan.

Karena kemudahan terletak di balik kesulitan.

Karena keajaiban adalah hadiah bagi yang berani.

Karena kesejahteraan adalah hak bagi yang bertahan.

Karena kedamaian adalah anugerah bagi yang bersabar.

Dan karena kemuliaan adalah rahmat bagi yang ikhlas.

Maka bersabarlah,
dan tetaplah setia kepada kebaikan yang Anda yakini.

Selalu ingatlah,

Dengan kesabaran dan kegigihan, apa pun mungkin
#Mario teguh

Monday, 13 February 2012

Masa lalu

semua orang punya masa lalu,
masa - masa kelam dalam hidup mereka...

kesalahan dan dosa - dosa yang hanya mereka tahu...
kehinaan yang fatal ( mungkin )....

tapi Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang...

dan sebaik baiknya jiwa yang hina,
adalah mereka yang bersegera sadar ( taubat ) untuk kembali pada Allah ta'alla...

"memaafkan itu bukan suatu perkara yang mudah...
apalagi kepercayaan yang telah "dirusak" oleh orang yang kita percaya dapat menjaganya,

akan tetapi... semua punya khilaf, punya salah, begitupun kita...
namun, semestinya orang yang telah merusak kejujuran hati dan cinta dari kekasihnya, pasangan hidupnya... juga musti memahami.. bahwa hati itu ibarat kaca..., apabila ia hancur,, untuk dibentuk semula pun bekasnya tetap ada..."

jagalah HATI dan KEPERCAYAAN pasangan KITA...
karena KEJUJURAN itu bukan hal yang "mudah" untuk kita letakkan di "sembarang" jiwa...